Thursday, March 6, 2025

Konsep Kepasrahan kepada Allah (Tawakal)

Kepasrahan kepada Allah (tawakal) adalah keyakinan total bahwa Allah adalah satu-satunya yang memiliki kendali penuh atas hasil dari setiap usaha manusia. Dalam Islam, tawakal tidak berarti meninggalkan usaha, tetapi menggabungkan ikhtiar (usaha) dengan keyakinan kepada Allah. Ini adalah prinsip yang melibatkan iman, usaha, doa, dan penerimaan terhadap hasil.

1. Definisi dan Dalil

Tawakkul berasal dari kata wakala, yang berarti mempercayakan sesuatu kepada pihak lain. Dalam konteks Islam, tawakkul berarti mempercayakan segala urusan kepada Allah setelah melakukan usaha. Dalil-dalil yang mendukung konsep ini meliputi:

  • Al-Qur'an:
    "Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Dia akan mencukupinya." (QS. At-Talaq: 3).
    Ayat ini menegaskan bahwa kepasrahan kepada Allah membawa keberkahan dan kecukupan dalam hidup.

  • Hadis Rasulullah ﷺ:
    "Jika kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki; ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore hari dalam keadaan kenyang." (HR. Tirmidzi).

2. Elemen Utama Tawakkul

Kepasrahan kepada Allah melibatkan tiga elemen utama:

  • Ikhtiar (Usaha): Melakukan upaya maksimal sesuai kemampuan manusia.
  • Doa (Munajat): Meminta bantuan Allah untuk memberikan hasil terbaik.
  • Ridha (Penerimaan): Menerima hasil apa pun dengan lapang dada, yakin bahwa itu adalah yang terbaik dari Allah.

Hubungan Kepasrahan dengan Aspek Kehidupan

1. Aspek Spiritual

Kepasrahan memperkuat hubungan manusia dengan Allah, membangun keyakinan bahwa Allah adalah pengatur segala urusan. Hal ini menghasilkan ketenangan batin dan keimanan yang kokoh. Dalam praktiknya:

  • Salat: Menjadi momen untuk menyerahkan semua masalah kepada Allah.
  • Zikir: Membantu menjaga hati tetap tenang dan fokus dalam kepasrahan.
  • Doa: Menjadi sarana komunikasi langsung dengan Allah untuk memohon kekuatan dan petunjuk.

2. Aspek Psikologis

Tawakkul membantu mengurangi stres, kecemasan, dan overthinking dengan menyadarkan manusia bahwa ada hal-hal di luar kendali yang hanya bisa diserahkan kepada Allah.

  • Ketahanan mental: Membantu menghadapi tantangan tanpa mudah putus asa.
  • Stabilitas emosi: Memberikan ketenangan ketika hasil tidak sesuai harapan.

3. Aspek Produktivitas

Kepasrahan kepada Allah mendorong seseorang untuk melakukan usaha terbaik, dengan keyakinan bahwa hasilnya adalah bagian dari takdir Allah. Ini melahirkan:

  • Etos kerja tinggi: Karena usaha dilihat sebagai bentuk ibadah.
  • Disiplin waktu: Contoh dari salat lima waktu, yang mengajarkan manajemen waktu.
  • Inovasi: Tawakkul mendorong keberanian untuk mencoba hal baru tanpa takut gagal.

4. Aspek Hubungan Sosial

Tawakkul mengajarkan sikap optimisme, prasangka baik, dan empati dalam interaksi sosial:

  • Husnuzan: Berprasangka baik terhadap Allah dan orang lain.
  • Toleransi: Menghormati perbedaan karena percaya Allah menciptakan keberagaman untuk hikmah.
  • Kepemimpinan: Seorang pemimpin yang bertawakkul memiliki visi yang kuat dan mampu menginspirasi.

5. Aspek Ekonomi

Dalam bekerja atau berbisnis, tawakkul mengajarkan:

  • Kejujuran: Meyakini bahwa rezeki telah diatur Allah, sehingga tidak ada kebutuhan untuk curang.
  • Kerja keras: Usaha maksimal dengan keyakinan bahwa hasil adalah hak Allah.
  • Optimisme: Tetap bersemangat meski menghadapi kegagalan.

6. Aspek Kesehatan

Tawakkul juga membantu menjaga kesehatan fisik dan mental:

  • Stres berkurang: Dengan menyerahkan hal-hal di luar kendali kepada Allah.
  • Kebiasaan sehat: Karena tubuh dianggap sebagai amanah dari Allah yang harus dijaga.

Kesimpulan

Kepasrahan kepada Allah adalah konsep yang mengintegrasikan iman dan usaha dalam semua aspek kehidupan. Dengan tawakkul, seorang Muslim tidak hanya mencapai kedamaian batin, tetapi juga menjadi individu yang produktif, optimis, dan bermanfaat bagi orang lain. Hal ini melibatkan keseimbangan antara usaha maksimal, doa yang tulus, dan penerimaan penuh terhadap hasil yang ditentukan oleh Allah. Kepasrahan sejati bukanlah sikap pasif, melainkan bentuk aktivitas spiritual dan mental yang memandu manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Hubungan Kepasrahan Diri Dengan Prodktivitas Seorang Muslim

 Ya, ada hubungan yang erat antara kepasrahan kepada Allah (tawakkul) dan produktivitas seorang Muslim dalam semua aspek kehidupan. Kepasrahan yang benar tidak berarti sikap pasif, melainkan memadukan keimanan yang mendalam kepada Allah dengan usaha sungguh-sungguh. Berikut adalah bagaimana hubungan ini terwujud:

1. Motivasi dari Keimanan

  • Kepasrahan kepada Allah memberikan keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan, sekecil apa pun, memiliki nilai di sisi-Nya. Keyakinan ini mendorong seorang Muslim untuk bekerja lebih keras, karena ia tahu bahwa hasil akhirnya berada di tangan Allah, tetapi upaya adalah tanggung jawabnya.
  • Dalam Islam, ada konsep "ikhtiar" (usaha) yang harus dilakukan bersamaan dengan tawakkul. Rasulullah ﷺ bersabda:
    "Ikatlah untamu, kemudian bertawakallah kepada Allah." (HR. Tirmidzi).
    Ini menegaskan bahwa produktivitas dan usaha harus menyertai kepasrahan.

2. Mengurangi Kecemasan dan Overthinking

  • Kepasrahan membantu mengurangi kecemasan tentang hal-hal yang di luar kendali manusia. Ketika seseorang yakin bahwa Allah mengatur segala sesuatu dengan hikmah-Nya, ia menjadi lebih fokus pada tugas-tugas yang ada, tanpa terganggu oleh ketakutan akan kegagalan atau hal-hal yang belum terjadi.
  • Mental yang tenang dan fokus ini meningkatkan produktivitas dalam bekerja, belajar, dan berinteraksi dengan orang lain.

3. Orientasi pada Tujuan Akhir

  • Islam mengajarkan bahwa setiap tindakan seorang Muslim harus diarahkan untuk mencapai keridhaan Allah. Dengan tujuan yang jelas ini, produktivitas seorang Muslim menjadi lebih terarah, tidak hanya untuk dunia tetapi juga untuk akhirat. Misalnya, seseorang yang bekerja untuk mencari nafkah halal akan lebih produktif karena ia melihat pekerjaannya sebagai ibadah.

4. Pengelolaan Waktu dan Prioritas

  • Kepasrahan mengajarkan pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik. Seorang Muslim yang paham bahwa waktu adalah amanah akan lebih produktif dalam menjalankan tugas harian, karena ia tahu bahwa hidup ini terbatas dan setiap detiknya harus dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat.
  • Contohnya, seorang Muslim yang menjalankan salat lima waktu secara teratur akan terbiasa dengan disiplin waktu, yang berdampak pada manajemen waktunya dalam pekerjaan atau aktivitas lain.

5. Kesabaran dalam Proses

  • Tawakkul melibatkan sikap sabar dan tidak putus asa ketika menghadapi tantangan atau hambatan. Sikap ini membuat seorang Muslim tetap produktif meskipun menghadapi kesulitan, karena ia percaya bahwa Allah akan memberi jalan keluar selama ia terus berusaha.

6. Etika Kerja yang Tinggi

  • Kepasrahan kepada Allah juga membangun kesadaran akan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan etika kerja. Seorang Muslim yang produktif tidak hanya bekerja keras tetapi juga menjaga integritasnya, karena ia sadar bahwa Allah mengawasi segala perbuatannya.

Kesimpulan

Kepasrahan kepada Allah bukanlah sikap menyerah, melainkan landasan spiritual yang menguatkan mental, memberikan arah yang jelas, dan mendorong usaha maksimal dalam setiap aspek kehidupan. Dengan tawakkul, seorang Muslim dapat mencapai produktivitas yang seimbang antara dunia dan akhirat.

NASIHAT TENTANG DUNIA DAN AKHIRAT

Bagian 1: Pujian kepada Allah dan Pentingnya Bersyukur

  1. Awal yang Diberkahi

    • Dimulai dengan memuji Allah: Bismillahirrahmanirrahim dan Alhamdulillah Rabbil Alamin.
    • Menyadari bahwa semua nikmat, seperti nyawa, kesehatan, dan kesempatan mendekat kepada-Nya, berasal dari Allah.
    • Betapa pentingnya bersyukur atas nikmat ini karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama.
  2. Masjid sebagai Rumah Allah

    • Masjid adalah rumah Allah, tempat manusia bisa sujud, rukuk, dan mendekat kepada-Nya.
    • Banyak orang yang melupakan nikmat ini, lebih memilih bersyukur atas hal duniawi seperti mobil mewah atau pakaian mahal.
    • Menjadi tamu Allah di masjid adalah kehormatan besar yang sering dilupakan oleh manusia.
  3. Bahaya Lupa Bersyukur

    • Allah mengingatkan dalam Al-Qur'an: jika seseorang tidak bersyukur, ia akan dikenakan azab yang pedih.
    • Azab paling berat di dunia adalah hati yang keras, yaitu hati yang tidak mampu bersyukur dan menikmati nikmat Allah.

Bagian 2: Keutamaan Bulan Muharram

  1. Amal Saleh di Bulan Haram

    • Muharram adalah bulan yang penuh kemuliaan, salah satu bulan haram yang pahalanya dilipatgandakan dan dosanya juga diperbesar.
    • Muharram menjadi momen untuk memperbaiki diri dan memulai tahun baru hijriah dengan langkah yang baik.
  2. Start yang Baik dalam Kehidupan

    • Seperti dalam perlombaan, awal yang baik menentukan perjalanan berikutnya.
    • Rasulullah menganjurkan umatnya untuk mengoptimalkan waktu pagi, karena pagi adalah awal dari keberkahan hari.
    • Zikir pagi dan petang menjadi rutinitas yang direkomendasikan untuk menjaga hubungan dengan Allah.
  3. Pola Hidup yang Dianjurkan

    • Rasulullah melarang tidur antara Maghrib dan Isya, karena awal malam adalah waktu yang sangat berharga.
    • Tidur siang dianjurkan untuk menjaga stamina dalam beribadah malam.
    • Mengoptimalkan waktu pagi, sebagaimana hadis: “Umatku diberkahi di waktu pagi.”

Bagian 3: Adab dalam Menuntut Ilmu

  1. Adab Mendahului Ilmu

    • Dalam Islam, adab harus dipelajari sebelum ilmu.
    • Ilmu adalah sesuatu yang indah dan hanya bisa diraih oleh orang yang memiliki sikap, metode, dan cara yang baik.
  2. Membersihkan Hati

    • Hati harus dibersihkan dari sifat buruk seperti kesombongan, cinta dunia berlebihan, dan iri hati.
    • Hati yang bersih akan memengaruhi seluruh tubuh untuk berbuat baik. Rasulullah bersabda: “Jika hati baik, maka seluruh anggota tubuh akan baik.”
  3. Hindari Kompetisi dalam Hal Dunia

    • Penuntut ilmu tidak boleh berlomba-lomba dalam hal dunia atau berbangga atas pencapaian duniawi.
    • Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali memiliki kekayaan, namun mereka tidak pernah membanggakan dunia. Mereka fokus pada iman dan akhirat.

Bagian 4: Pandangan terhadap Dunia

  1. Tujuan Dunia

    • Dunia diberikan oleh Allah sebagai alat untuk meraih akhirat, bukan untuk bersenang-senang semata.
    • Utsman bin Affan berkata: “Allah memberikan kalian dunia agar kalian gunakan untuk mencari akhirat, bukan untuk bersandar dan menetap di dalamnya.”
  2. Dunia Itu Sementara

    • Dunia adalah sesuatu yang fana, sedangkan akhirat adalah kekal. Oleh karena itu, prioritaskan yang kekal daripada yang sementara.
    • Jangan sampai kesibukan dunia membuat kita lalai dari persiapan menuju akhirat.

Bagian 5: Fokus pada Akhirat

  1. Hidup Adalah Perjalanan Kembali

    • Hidup ini adalah perjalanan untuk kembali kepada Allah, bukan untuk menjauh dari-Nya.
    • Seperti hadis: “Hiduplah di dunia seperti orang asing atau musafir.”
  2. Nikmat di Surga Adalah Melihat Wajah Allah

    • Puncak kebahagiaan di surga bukanlah istana, bidadari, atau sungai madu, tetapi melihat wajah Allah.
    • Hanya pencinta sejati yang mengerti betapa berharganya melihat yang dicintai.
  3. Kekuatan Cinta dan Iman

    • Contoh: Bilal bin Rabah tetap istiqamah meski mendapatkan siksaan berat. Ia bertahan bukan karena harta atau kekuasaan, tetapi karena cinta dan iman kepada Allah.
    • Allah selalu menolong hamba-hamba-Nya yang mencintai-Nya.

Bagian 6: Penutup

  1. Nasihat untuk Bersabar dan Berjuang

    • Istiqamah dalam menuntut ilmu dan beribadah adalah proses yang membutuhkan kesabaran.
    • Jangan putus asa meski belum sampai pada level yang diinginkan. Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
  2. Pesan Terakhir

    • Dunia adalah tempat persinggahan sementara, dan semua akan kembali kepada Allah.
    • Fokuskan hati dan amal untuk meraih ridha Allah dan kebahagiaan abadi di akhirat.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=8m22tz6SRxY 

Monday, May 6, 2024

Miliki 3 hal ini agar kita sukses dengan karir kita dimanapun tempat kita bekerja

_1. Adab_

Adab kepada Allah : Tidak melupakan hak Allah seperti sholat wajib
Adab kepada Sesama : berusaha tidak menyakiti perasaan dengan menjaga perkataan dan prilaku, tidak ghibah, tidak bohong, tidak fitnah, tidak adu domba dan lain lain.

_2. Ilmu_
Menjalankan amanah sesuai kapasitas dan keilmuan yang dimiliki serta berniat untuk berkembang menjadi lebih baik pada bidang yang kita geluti.

_3. Amanah_
Menjalankan tugas secara maksimal (profesional) dengan versi terbaik dari diri kita. Tidak menjadikan materi sebagai tolak ukur kinerja. Ketika materi menjadi tolak ukur kita dalam bekerja maka inovasi dan kreatifitas tidak akan muncul.

Tidak lupa juga, sebagai pengingat kita semua.
Niatkan dalam hati kita bahwa kita bekerja hanya untuk meraih ridho Allah, bukan Ridho manusia, agar hati kita tidak lelah, gaji yang kita terima menjadi berokah dan kehidupan kita diberkahi Allah.
aamiiin...

berikut link kajian yang saya gunakan pada tulisan di atas:
https://www.youtube.com/watch?v=X-cIlxmreNw

Semoga Bermanfaat.
Syukron ,
Jazakumullah Khairan

Terserah Aku

 "Inikan medsosku, jadi terserah aku mau posting fotoku sesukaku" katamu.

Kamu senang dengan jumlah like di postingan fotomu. Kamu semakin konsisten mengumbar kecantikanmu di sosial media.

Sampai akhirnya fotomu terpampang di situs prostitusi online.

Kamu sedih, Hancur berantakan.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

المرأة عورة ، فإذا خرجت استشرفها الشيطان

“Wanita adalah aurat. Jika ia keluar, setan memperindahnya”

(HR. At Tirmidzi no. 1173, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

Mbak Qoriah

"Mbak, nggak sebaiknya ngaji dirumah saja agar lebih tenang?"

Nasihatku saat itu.


"Aku ini mensyiarkan ajaran islam. Ini juga bisa menginspirasi yang lain",
katamu dengan tegas.

Sampai suatu hari kamu disawer saat ngaji di depan panggung.
Dan kamu berkata "Aku nggak terima digitukan".

Kan udah dibilangin di rumah aja. Kok malah nekat main keluar?
Nyari apa sih mbak? Dunia?

“Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”
(Al Ahzab: 33)

Saturday, November 26, 2022

Kita Hanya Hamba Yang Lemah

Selalu ingat bahwa kita adalah makhluk yang lemah. 

Apa buktinya kalau kita manusia ini lemah?

“Dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah’” (An Nisa: 28)

kita ini memang diciptakan lemah sama Allah. Lemah fisiknya, lemah ilmunya, lemah imannya, lemah akan tipu daya dunia dan semacamnya. 

karena kita lemah maka kita akan selalu butuh bantuan Allah untuk menyelesaikan masalah yang ada di dunia ini. 

jadi jangan sombong sama Allah. 

Apa tandanya kita sombong sama Allah?

misal ketika dipanggil sama Allah melalui Adzan kita pura - pura ndak denger. tidak menyegerakan sholat. lebih asyik dengan kesibukan dunia. 

coba bayangin apa jadinya jika Allah enggan menolong kita dalam menghadapi masalah masalah besar yang ada di hadapan kita?

kita akan stress, kita akan sakit, baik sakit fisik maupun sakit psikis. intinya kehancuran akan melanda kita jika Allah enggan menolong kita. 

Sebaliknya, jika kita tidak sombong dengan Allah. Mentaati segala perintahNya, menjauhi segala laranganNya maka seberat apapun masalah kita maka kita akan berhasil melewatinya. 

yakinlah bahwa ketika Allah menjadi penolongmu maka tidak ada yang bisa membahayakanmu. 

Semoga bermanfaat, Syukron. 

Tuesday, July 24, 2018

INILAH KRITERIA STANDAR YANG HARUS DIMILIKI PASANGANMU



Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah masih dikasih kesempatan untuk menulis lagi.

Baik untuk kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi terkait KRITERI STANDAR PASANGAN HIDUP. Tentunya yang sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah. Langsung saja kita mulai ya.

TAAT KEPADA ALLAH

“Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.”(HR. Bukhari-Muslim)

Dari hadits tersebut bahwa kriteria utama yang harus terpenuhi oleh pasangan kita adalah yang bagus agamanya. Karena dengan memahami Agama secara baik maka pasangan kita akan bisa membawa kita kepada kebaikan. Dan kebaikan selalu mendatangkan kebahagiaan. Sedangkan ciri – ciri orang yang mendapat kebaikan dari Allah maka Allah akan pahamkan orang tersebut terhadap ilmu agama.

“Orang yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapat kebaikan akan dipahamkan terhadap ilmu agama.” (HR. Bukhari-Muslim)

SEKUFU

Yang dimaksud sekufu adalah sebanding atau setara. Sebanding dalam hal apa? Semuanya. Sebanding dalam agama, status sosial, selera, dll. Jika pasangan kita sebanding atau setara dengan kita maka akan jarang sekali terjadi konflik dalam rumah tangga. Hal ini yang inshaAllah akan melanggengkan hubungan berkeluarga.

“Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. An Nur: 26)

KITA MENYUKAINYA

Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menyebutkan 4 ciri wanita sholihah yang salah satunya adalah

“Jika memandangnya, membuat suami senang.” (HR. Abu Dawud. Al Hakim berkata bahwa sanad hadits ini shahih)

Dari hadits tersebut Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membolehkan kita untuk menjadikan faktor fisik sebagai salah satu kriteria dalam memilih pasangan hidup. Hal ini dikarenakan kecantikan atau ketampanan dari pasangan kita merupakan salah satu faktor penunjang keharmonisan rumah tangga.

SUBUR

Kriteria selanjutnya adalah subur. Subur dalam arti mampu memberikan kita keturunan. Karena seperti yang kita tahu bahwa salah satu hikmah dari pernikahan adalah meneruskan keturunan dan memperbanyak jumlah kaum muslim.

“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur! Karena aku berbangga dengan banyaknya ummatku.” (HR. An Nasa’I, Abu Dawud. Dihasankan oleh Al Albani dalam Misykatul Mashabih)

Baiklah, itulah beberapa kriteria standar yang harus dimiliki oleh pasanganmu. Semoga tulisan singkat ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Jika kalian merasa tulisan ini bermanfaat ada baiknya jika tulisan ini disebarluaskan. InshaAllah bisa jadi nilai dakwah dan ladang pahala bagi kita. Aamiin

Silahkan bagi kalian yang ingin berbagi pemikiran dengan saya dan nantinya akan saya jadikan tulisan di blog ini. Bisa hubungi saya via Instagram: @rezky_prayogi

Terimakasih,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Saturday, July 21, 2018

KONDISI DIMANA SUAMI HARUS POLIGAMI



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah ada kesempatan untuk menulis lagi di blog ini.

Untuk kesempatan kali ini saya akan coba membahas tentang poligami. Ya poligami. Pasti mayoritas kaum hawa akan menolak keras syariat yang satu ini. Tidak masalah, wajar kok. Hehe

Pada tulisan kali ini saya tidak ingin berdebat tentang indahnya poligami. Tapi saya coba berbagi informasi terkait hikmah dari poligami. Jadi kondisi seperti apa saja yang menuntut suami untuk berpoligami. Atau bahkan kondisi dimana suami wajib poligami. Sudah siap? Oke, kita mulai…

Kondisi pertama dimana istri sudah lanjut usia atau sakit, sehingga jika suami tidak berpoligami dikhawatirkan dia tidak bisa menjaga kehormatan dirinya. Ini biasanya terjadi pada pasangan yang usia wanitanya teraut cukup jauh dari lelakinya.

Kasus yang kedua adalah perlu kita ketahui dulu bahwa di antara kaum laki – laki ada yang memiliki nafsu syahwat yang tinggi di atas rata – rata orang normal. Sehingga tidak cukup baginya jika hanya memiliki seorang istri. Sedangkan dia adalah orang yang baik dan selalu menjaga kehormatan dirinya. Maka poligami bisa menjadi solusi untuk orang ini.

Kondisi ketiga adalah setelah menikah ternayta sang istri mandul, sehingga suami berkeinginan untuk menceraikan istrinya. Nah, daripada cerai, karena cerai merupakan suatu prestasi yang tinggi bagi syetan dalam menjerumuskan manusia, maka poligami bisa menjadi solusi untuk pasangan ini. 

Kondisi keempat adalah jika istri memiliki suami yang memiliki pekerjaan yang sering bepergian jauh, misalnya keliling dunia dan pulangnya hanya setahun sekali. Untuk tetap menjaga kehormatannya maka poligami bisa dipertimbangkan.

Kondisi kelima adalah kondisi dimana terjadi masalah besar antara suami-istri, yang menyebabkan terjadinya perceraian, kemudian sang suami menikah lagi dan setelah itu dia ingin kembali kepada istrinya yang pertama, maka dalam kondisi seperti ini poligami merupakan solusi terbaik daripada harus bercerai. 

Kondisi lain adalah ketika istri marah dan pulang ke rumah orangtuanya dan tidak mau kembali. Sedangkan suami sudah berusaha minta maaf dan istri tetap keras kepala tidak mau pulang. Maka untuk tetap menjaga kehormata dirinya, suami diperbolehkan untuk menikah lagi, bahkan wajib agar tidak terbuka pintu fitnah.

Itulah beberapa kondisi dimana poligami bisa menjadi solusi yang bisa dipertimbangkan. Perlu kita ketahui bahwa poligami adalah sebuah konsep yang diciptakan oleh Allah. Dan ciptaan Allah tidak ada yang sia – sia. Semua pasti ada manfaatnya bagi semua hambaNya. Tidak sepantasnya kita menolak wahyu dari Allah tersebut. Bisa jadi suatu saat kita berada dalam salah satu kondisi di atas dan mau tidak mau kita harus menerima poligami tersebut.

Semoga tulisan singkat ini bisa menambah wawasan kita. Tolong saya diingatkan jika ada kata atau pemikiran yang salah.

Silahkan bagi kalian yang ingin berbagi pemikiran dengan saya. Bisa hubungi saya via Instagram: rezky_prayogiatmo

Terimakasih,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Wednesday, January 4, 2017

Delapan Macam rezeki dalam Islam


Assalamu'alaikum...
Semoga hari ini kita semua tetap diberi nikmat kesehatan dan umur yg berkah. Aamiin ya Rab.


*DELAPAN MACAM REZEKI*

*1.Rezeki Yang Telah Dijamin.*

_"Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya"_
(Q.S.11:6)

*2.Rezeki Karena Usaha.*

_"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya"_ (Q.S.53:39)

*3.Rezeki Karena Bersyukur.*

_"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu"_ (Q.S.14:7)

*4.Rezeki Karena Bertakwa.*

_"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya"_
(QS. At Thalaq :2)

*5.Rezeki Karena Istighfar.*

_"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta”_ (QS. 71 : 10-11)

*6.Rezeki Karena Menikah.*

_"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.”_(QS. an-Nur : 32)

*7.Rezeki Karena Anak.*

_"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”_(QS. al-Isra 31)

*8.Rezeki Karena Sedekah.*

_"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak"_ (QS. Al Baqarah 245)

Sunday, July 19, 2015

Menafsirkan Mimpi Menurut Islam

Menafsirkan mimpi menurut islam

Menafsirkan Mimpi Menurut Islam - Dalam Postingan kali ini saya akan membahas tentang mimpi. Setiap orang pasti pernah bermimpi. #yaiyalah… Ada yang pernah mimpi ular, mimpi menikah, mimpi melahirkan dan ada juga mimpi kencing di sumur/kali dan ternyata kita kencing beneran alias ngompol. Yang mimpi kencing itu sebenernya pengalaman pribadi. Entah kenapa setiap kali mimpi lihat sumur bawaannya pengen kencing di sumur itu dan waktu bangun celana udah basah. Jadi buat kalian yang mimpi melihat sumur, kali atau sejenisnya, saya sarankan jangan pernah dekati tempat itu. Percayalah!!! Itu hanya jebakan!

Yang menjadi banyak pertanyaan dari kita adalah kenapa mimipi kita kadang menyenangkan, kadang menyedihkan, kadang menyeramkan, kadang basah #eeh…  

Jenis Mimpi Menurut Islam

Karena judulnya “Menafsirkan Mimpi Menurut Islam” jadi kita bahas menurut pandangan islam ya.
Rosulullah Ahalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, ditakuti setan dan kabar gembira dari Allah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Tafsir Mimpi

Coba kita bahas, jadi bila mimpi kita seram dan kita merasa ketakutan, bisa disimpulkan bahwa mimpi tersebut berasal dari setan yang tujuannya untuk mengganggu kita sedang tidur. Hal tersebut bisa saja terjadi dikarenakan kita lalai berdoa atau berwudhu. Jadi kalau bisa sebelum tidur ada baiknya kita berwudhu dan berdoa. Akan lebih baik lagi jika sunnah – sunnah sebelum tidur juga kita jalankan.

Sedangkan mimpi yang baik dan menyenangkan, InshaAllah mimpi tersebut datangnya dari Allah. Bisa juga Allah menghadirkan mimpi berupa kuburan atau kematian dengan tujuan menjadi jalan hidayah bagi hambaNya.

Dan mimpi yang berasal dari bisikan hati itu biasanya datang dari keinginan kita yang menggebu – nggebu biasanya akan terbawa hingga ke dalam mimpi kita.

Menyikapi Mimpi

Cara menyikai mimpi menurut HR Bukhari dan Muslim sebagai berikut: 

Apabila salah seorang dari kalian melihat dalam mimpinya apa yang dia sukai, janganlah ia ceritakan tentang mimpi tersebut kecuali kepada orang yang dicintainya.
Sebaliknya bila ia melihat dalam mimpinya apa yang tidak disukai:
  • Hendaklah dia berlindung kepada Allah dari kejelekan mimpi tersebut dan dari kejelekan setan.
  • Meludah kecil tiga kali.
  • Jangan pula ia ceritakan mimpi tersebut kepada siapa pun, maka mimpi itu tidak akan memudaratkannya.

Demikian pembahasan saya mengenai “Menafsirkan Mimpi Menurut Islam”. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian semua. Jika kalian punya cerita mmenarik tentang mimpi kalian silahkan tulis aja di komentar, siapa tau mimpi kita samaan terus kita jodoh. #eaa.. kalau kalian punya masukan/kritik/saran untuk saya ataupun blog ini, jangan sungkan – sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar.

Terimakasih ^^


Monday, July 13, 2015

IZINKAN AKU BERJENGGOT


Assalamu’alaikum

Setelah lama disibukkan dengan kuliah dan kegiatan kampus, akhirnya bisa juga menyempatkan waktu untuk nulis lagi. Mumpung masih di bulan puasa nih, saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi kalian yang menjalankan. Semoga puasa kita tahun ini diterima oleh Allah dan diberi kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan tahun depan. Aamiin..

Baiklah, pada curhatan tulisan kali ini saya akan bercerita tentang jenggot. Kenapa saya ingin membahas jenggot?

Cerita ini bermula dari rambut saya yang mulai memanjang. Saya berniat untuk memotongnya. Yang muncul pertama di pikiran saya adalah model rambut underdog undercut. Ketika saya mencari beberapa gambar di google tentang model rambut ini, kebanyakan modelnya berjenggot atau berjambang atau apapun nama rambut yang tumbuh di sekitar dagu.

Saya perhatikan dengan saksama, “ternyata ganteng juga nih model”. Nah, dari sini timbul niat saya untuk mencintai pria berjenggot. Menurut saya pria berjenggot itu maco, keren dan nggemesin. Dalam agama islam, memelihara jenggot merupakan sunnah. Berikut salah satu hadist mengenai hal tersebut,

Potong pendeklah kumis dan biarkanlah (peliharalah) jenggot.”
(HR. Muslim no. 623)

Namun yang jadi masalah adalah jenggot saya lama tumbuhnya. Tidak secepat bulu ketek saya. Hal ini saya maklumi karena dari garis keluarga saya memang tidak ada yang berjenggot. Karena tidak mungkin untuk merubah gen saya, akhirnya saya mencoba mencari alternative lain untuk bisa menumbuhkan jenggot. Banyak referensi yang saya dapatkan, mulai dari menggunakan minyak firdaus, lidah buaya, minoxidil, mentega, dll.

Pilihan saya jatuh pada minyak kemiri karena… nggak tau, yakin aja. Hehe…

Langkah selanjutnya saya mencari tutorial membuat minyak kemiri. Setelah banyak membaca referensi dari beberapa artikel terpercaya, menonton video yang menurut saya cukup professional, saya pun paham dan yakin 1000% bisa membuat sendiri minyak kemiri ini. Dan saya bertekad dalam diri saya, kalau ini berhasil saya akan berbisnis minyak kemiri dan saya akan sukses dengan bisnis ini. Hidup keluarga saya akan sejahtera dan bahagia dengan kesuksesan minyak kemiri ini. Saya merasa inilah jalan kesuksesan saya, inilah takdir saya. *dengan nada optimis dan semangat yang menggebu.

Dengan bismillah dan rasa optimis yang tinggi, saya memulai kesuksesan saya, membuat minyak kemiri. Setelah cukup lama berproses, alhasil tak terlihat minyak sedikit pun. Yang terlihat hanya bubuk kemiri gosong yang lengket di permukaan wajan. Mungkin ini akibat karena saya terlalu asik membaca buku ketika memanaskannya. Saya berharap ibu saya bisa memaklumi hal ini.

Akhirnya saya memutuskan untuk titip ibu saya untuk dibelikan minyak kemiri yang siap pakai dan berusaha melupakan harapan saya untuk menjadi pengusaha minyak kemiri. Mungkin ini bukan takdir saya.

Dan Alhamdulillah minyak kemirinya sudah ada, terimakasih untuk ibu saya. Walaupun sebenernya ibu saya kurang setuju kalau saya berjenggot. Alasannya karena tidak rapih dan mungkin beliau merasa geli. Tapi apa boleh buat bu, ini adalah keputusan saya. Doakan anakmu ini. Mudah – mudahan niatan untuk berjenggot ini bisa terwujud dan dengan jenggot yang akan tumbuh ini bisa membuat keluarga kita lebih baik lagi. Aamiinn…

Demikianlah cerita nggak jelas dari saya, jika kalian masih kuat, silahkan baca cerita saya yang nggak jelas lainnya di CERITA REZKY. Semoga tulisan ini bisa menghibur kalian dan saya minta maaf kalau ada kata – kata yang kurang berkenan.

Kalau ada yang punya pengalaman menarik atau tips seputar jenggot atau mungkin kritik/masukan untuk blog ini, jangan sungkan menuliskannya di kolom komentar. J

Sampai jumpa di cerita selanjutnya,
Wassalamu’alaikum  


Monday, March 2, 2015

3 Langkah Menghilangkan Sifat Pesimis


Kejahatan pada diri sendiri adalah ketika kita menganggap negatif diri kita sendiri. Tanpa kita sadari kita telah melakukan kejahatan tersebut. Sperti ketika kita berkata "aku tidak akan bisa menjadi seperti itu" atau "aku tidak lebih baik dari dia" bahkan "aku tidak berguna, aku tidak bisa apa-apa". Secara tidak langsung kita telah percaya bahwa diri kita memang seperti itu. Seburuk apa yang kita pikirkan.

Pernyataan-pernyataan tersebut akan sangat mempengaruhi pikiran kita dan akan berdampak buruk pada kepribadian kita. Kita akan menjadi pesimis dan tidak bersemangat dalam menjalani keseharian kita.  

Jika kita merasa kita masih mempunyai pikiran-pikiran negatif seperti itu, maka kita bisa coba mengatasinya dengan 3 langkah sederhana.

Pertama, coba pikirkan dampak apa yang kita dapatkan ketika kita berpikiran negatif terhadap diri kita. Kemudian kita perjelas lagi, dampak terburuk apa yang akan terjadi pada kehidupan kita kedepannya.

Kedua, bayangkan, solusi apa yang akan kalian berikan kepada orang di sekitar anda yang memiliki pikiran negatif terhadap dirinya sendiri terkait dengan masalah pada point pertama. Kemudian bertekatlah untuk menjalankan nasihat tersebut dalam kehidupan kalian dengan sebaik-baiknya.

Ketiga, pikirkan keuntungan-keuntungan yang kalian peroleh ketika kalian berhasil membuang semua pikiran negatif tersebut dan keuntungan tersebut tidak akan kalian peroleh jika kalian masih memiliki pikiran negatif terhadap diri kalian sendiri.

Dengan ketiga langkah sederhana tersebut, kita berharap bisa membuang semua pikiran negatif dan selalu berpikiran positif terhadap diri kita. Dengan begitu, kita akan lebih optimis dan semangat dalam menjalani hidup.

Jadilah manusia yang selalu husnudzon (berbaik sangka) terhadap orang lain maupun terhadap diri sendiri. Manfatkan potensi yang kita miliki sebaik-baiknya untuk memberikan banyak manfaat kepada diri sendiri dan orang lain.


Percayalah pada diri sendiri untuk menjadi pribadi yang bermanfaat dan mulia.

Monday, February 23, 2015

Marah dengan Anggun


mmm... cara marah dengan anggun ya....

gampang, panggil aja Anggun. “nggun... nggun... marah bareng yuk.” Hehe

baiklah kita mulai pembahasan kita, pertama perlu kita ketahui bahwa pada saat orang marah dan meliarkan dirinya maka penghargaan pada dirinya juga akan turun. Orang yang marah akan menjadi sangat liar karena disemangati dengan kesombongan. Jadi hanya orang sombong yang marah dengan kasar.

Kok bisa?

Coba kita cerna lagi. Orang yang sombong pasti akan merasa bahwa dirinya lebih berkuasa, lebih kuat, lebih tinggi jabatannya dibandingkan dengan orang yang dimarahinya. Nah dengan begitu dia bisa menumpahkan semua amarahnya dengan tidak hormat terhadap orang yang dimarahinya.
Coba bayangkan, apakah kita berani melawan (marah dengan kasar) kepada orang yang lebih kuat dari kita, yang lebih berkuasa, lebih tinggi jabatannya dari kita? Kita pasti tidak akan marah, yang ada paling “nggerundel”.

Nah, maka sudah jelas bahwa orang yang marah dengan kasar adalah orang yang sombong. Dia merasa bahwa dia mampu memarahi orang lain tanpa adanya pembalasan. Jadi kalau kalian punya pacar yang kalau marah kasar banget, saran saya jual aja di OLX. Hehe.. terus taubat deh. Pantaskan diri di hadapan Allah untuk menjadi hamba-Nya yang lebih mulia. Weeenak... (y)

Oke, kembali lagi pada bahasan kita.

Marah itu sebenernya wajar kok. Marah itu kan adalah ekspresi dari apa yang kita rasakan. Namun yang membedakan adalah cara mengeluarkannya. Jadi ada marah yang anggun dan ada marah yang norak.

Marah dengan anggun adalah marah bareng anggun. Haha..

Oke, sekarang serius.

“nggun.. nggun marah bareng yuk.” Huaahahaha...

Jadi marah yang anggun itu adalah marah yang tetap menghormati diri kita sendiri dan menghormati orang yang kita marahi.

Bagaimana caranya?  Coba tanya anggun. Haha
Caranya adalah
  1. Jangan sombong
    Untuk itu mari kita mulai sekarang belajar tidak sombong. Karena orang yang sombong tidak akan marah dengan kasar dan merendahkan orang lain.
  2. Hormati diri sendiri
    Ketika akan marah coba tanya kepada diri sendiri, “pantas nggak ya kalau aku marah seperti ini?”, “masa sih namanya besar tapi marahnya kayak orang kecil?”, “masa sih orang beradab tapi marahnya norak banget?”
  3. Hormati orang yang kita marahi
    Setiap orang pasti pernah salah, kita pun juga pernah dalam posisi salah. Kita pasti tidak mau dimarahi dengan kasar. Nah, jangan lakukan itu terhadap orang lain. Orang lain akan lebih menerima jika kita marah dengan anggun. Tidak merendahkan orang lain.
  4. Gunakan bahasa yang sopan
    Jangan menggunakan bahasa yang kasar hingga merendahkan orang yang kita marahi. Gunakan bahasa yang sopan agar orang yang kita marahi tetap terjaga “kehormatannya”. Jangan salah fokus ya :D 
  5. Jangan gunakan nada yang tinggi
    Karena marah dengan nada yang tinggi, teriak – teriak, itu norak banget. Justru marah dengan nada yang rendah dan pemilihan kata yang “mak jleb”, itu lebih serem. Rasanya kayak ditampar gitu. 
Kesimpulan dari pembahasan kita ini adalah

“jadilah orang yang tidak sombong, hormati diri sendiri, hormati orang yang kita marahi. Dengan begitu orang yang kita marahi mau menerima dan mampu merubah diri menjadi orang yang lebih baik.”

Monday, February 16, 2015

GAGAL DULU, BANGKIT KEMUDIAN


Kegagalan..

Kegagalan kan temennya si jomblo. “kegagalan” bercinta. Eaa..

Kita pasti sadar bahwa setiap orang pasti pernah gagal. Entah itu gagal dalam berbisnis, berorganisaasi, belajar maupun gagal mendapatkan cintanya. *langsung galau...

Tidak penting sudah berapa kali kita gagal. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bangkit dan menjadikannya sebagai pelajaran. Jadi jangan biarkan kita terpuruk dalam kegagalan. Karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu kita. Kita harus segera bangkit dari kegagalan itu. MERDEKA!!!

Nah, untuk bangkit dari kegagalan membutuhkan kesabaran, kegigihan dan motivasi dari diri sendiri yang kuat.

Berikut adalah beberapa tips agar kita bisa bangkit dari kegagalan.
  1. Akui kegagalan kitaKita biasanya cenderung takut mengakui kegagalan yang menyebabkan masalah baru. Seperti stress dan menunda untuk segera bangkit.
  2. Evaluasi diriSetelah mengakui kegagalan dan menerima kegagalan tersebut. Tiba waktunya untuk mengevaluasi diri kita. Coba bayangkan, kesalahan apa yang kita lakukan sehingga kita harus gagal. Apakah karena kurang percaya diri atau kurang persiapan? Entahlah, hanya kalian dan Tuhan yang tau.
  3. Mengambil hikmahLangkah selanjutnya adalah mengambil hikmahnya. Kita mendapatkan pelajaran baru. Kita jadi tahu kesalahan – kesalahan kita dan tidak akan mengulangi hal tersebut. Kita jadi lebih hati – hati dan lebih kuat.
  4.  Fokus pada tujuan
    Setelah kita mendapatkan pelajaran baru, waktunya kita berjuang lagi untuk mencapai tujuan yang belum kita capai tersebut. Tetaplah fokus pada tujuan yang akan kita capai.
  5. Ambil satu langkah lebih maju 
    Ini yang terpenting, untuk bisa berhasil dan tidak mengalami kegagalan yang sama tentunya kita tidak boleh melakukan metode yang sama.  Lakukan langkah lebih maju dari metode sebelumnya dengan cara meningkatkan potensi yang kita miliki. Semakin tinggi potensi kita maka semakin matang pula persiapan kita. Dengan begitu kita akan semakin percaya diri dalam mancapai tujuan.
Itulah beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk bisa bangkit dari kegagalan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Habiskan jatah kegagalan kita hingga kesuksesan datang menghampiri kita


Sunday, February 8, 2015

Mengapa Sulit Move On?


Mengapa sulit move on?

mmm.. Karena move on itu tidak mudah. Hehe..

Baiklah, Perlu anda ketahui bahwa orang yang sulit move on adalh orang yang baik. Justru yang cepat move on adalah orang yang tidak baik.

Kenapa?

Coba kita pahami lagi.
Orang yang mengalami putus cinta pasti akan merasakan sakit hati.  Sangat – sangat sakit kalau cintanya itu serius. Begitu sebaliknya, jika cintanya tidak serius, main – main, maka dia akan cepat sekali move on. 

Hari ini baru putus, lusa udah dapet pacar baru. Apalagi kita lihat secara langsung, apakah kalian pernah mengalami hal seperti itu? Hadeeeh... sedih banget hidup kalian. Mungkin kalian terlalu banyak dosa. Jadi saran saya segeralah bertaubat. Hehe..

Biasanya orang yang tidak serius dalam menjalani hubungan itu umumnya adalah orang yang sombong, semena – mena dan menyepelekan orang lain. Jika kalian menemukan makhluk yang sejenis ini, saranku sih segera hubungi Kyai terdekat, biar dia dirukiyah. Biar dibersihkan jiwanya.  Hehe

Oke lanjut..
Kenapa sih kok kita selalu saja gagal move on? Padahal kita sudah berusaha untuk melupakan dia tapi tetep aja nggak bisa move on.

Dari hasil survei yang saya dapatkan dari mbah google ya, kebanyakan anak muda yang gagal move on ini biasanya sudah menganggap bahwa “si dia” adalah yang terbaik. Jadi kita ini sering gagal move on karena kita menganggap dia itu adalah yang terbaik buat kita. Sekarang coba kita pikirkan lagi, Kalau memang dia adalah yang terbaik buat kita mana mungkin dia meninggalkan kita, menyakiti hati kita, menghianati cinta kita, cinta kita? kalian aja kali... haha

Nah kalau memang benar bgitu, maka kita sama saja telah menjadikan diri kita rendah. Bagaimana tidak? Orang penghianat aja kita anggap yang terbaik buat kita. Coba, betapa rendahnya kita? Sadar dong kawan... sadar....

Selain itu juga nih ya, hal itu juga menandakan bahwa kita dalah orang yang tidak cerdas. Karena kita terlalu berlama – lama bersedih, rela buang - buang air mata, menghabiskan banyak tenaga hanya untuk mengharapkan orang yang tidak baik untuk kita. Astaghfirullah,  Udah rendah, bego pula. MasyaAllah, emang beneran harus taubat kalian ini ya. Ckckck.... (bercanda ya guys, jangan dimasukkan ke hati, masukin aja ke perut biar kenyang. hehe)

Kalau misal putusnya bukan karena penghianatan? Karena keluarga atau faktor yang lainnya gimana tuh?

Saran saya, PASTIKAN apakah hubungan itu bisa diperbaiki atau tidak, jika tidak, MOVE ON! 

Move on bukan masalah menghilangkan perasaan. Dikatakan move on kalau kita sedih lalu bergerak. Dikatakan tidak move on kalau kita sedih tapi tidak bergerak. Namanya juga “MOVE” ya “BERGERAK”

Kalian sadar nggak kalau kalian gagal move on, berlarut – larut dalam kesedihan, itu akan berdampak pada penampilan kalian. Penampilan kalian akan menjadi tidak menarik. Orang gagal move on kan pasti akan mengurung diri, tidak mau makan, tidak mau minum, tidak mau mandi, tidak mau memperhatikan penampilan. Nah, hal ini yang akan merusak penampilan kita. Dengan rusaknya penampilan kita maka kita tidak menarik lagi. Nah, hal itu lah yang akan menghalangi cinta yang baru untuk datang kepada kita.

Selain itu, karena gagal move on, kita jadi orang yang menyepelekan masa depan yang terbuka hanya karena mengharapkan masa lalu yang buruk.

Terus gimana dong caranya biar bisa move on? 

Nah, ada beberapa cara yang mudah untuk bisa move on. Selagi ada niat pasti ada jalan keluar. Berikut adalah beberapa cara untuk bisa move on.
  1. Syukuri. 
    Berarti cinta kita kuat dan serius.
  2. Positive thinking. 
    Katakan pada diri kita bahwa dia bukan yang terbaik untuk kita.
  3. Jangan ingat masa lalu yang buruk. 
    Maksudnya adalah Jauhi yang membuat kita mengingat kembali keadaan yang kita rindukan dulu yang akan membuat kita semakin susah move on.
  4.  Lakukan kegiatan yang lebih positive, misalnya:
    ·         Berkumpul dengan keluarga
    ·         Menyalurkan hobi
    ·         Bertemu dengan orang baru
    ·         Bergaul degan pergaulan yang baru dan lebih positive
    ·         Mencoba sesutau yang baru
  5. Berdoa. 
    Mari kita selalu berdoa dan meminta kepada Tuhan agar kita selalu dipertemukan dengan orang – orang yang baik sehingga kita selalu dalam pergaulan yang baik pula. Aamiin..
Kesimpulan yang dapat kita ambil dari pembahasan yang kita ini adalah

“Jadi MOVE ON bukan berarti menunggu perasaan sedih itu hilang, namun ketika dalam kesedihan itu BERGERAKLAH. MOVE ON!!”




Sunday, September 15, 2013

KELEBIHAN ORANG YANG SELALU MELAKSANAKAN SHOLAT


1. Diberi nur pada wajah.
2. Dikurniakan ALLAH SWT akal yg cerdas & otak yang pintar.
3. Hati bercahaya & tenang jiwa.
4. Sejahtera keluarga (sakinah, mawaddah, warahmah)
5. Di padang Masyhar tidak kepanasan malah sebaliknya
6. Dapat rahmat & hidayah dari ALLAH SWT
7.Doanya sering di kabulkan
8. Diberatkan timbangan amal & menerima buku catatan amal melalui tangan kanan di akhirat kelak (baik).
9. Dipermudahkan jalan menuju ke syurga Allah.
10.Melintasi jembatan sirotol mustakim di permudah

(Al-Imam Ibnu Hajar Al- Asqalani)

Friday, September 13, 2013

Ospek yang "KEDUA" Kalinya

          Kali ini saya akan menulis tentang kegiatan ospek saya yang "kedua-kalinya". Mengapa "kedua-kalinya"? Karena saya lulusan tahun 2012. Jadi pada tahun 2013 ini saya mengikuti test SPMK di Universitas Brawijaya dan alhamdulillah diterima di pilihan ketiga yaitu Fakultas Kedokteran, Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Brawijya Kampus IV Kediri. Jadi mulai sekarang saya akan memulai kehidupan baru di Kota Kediri ini. Semoga saya bisa memulai semua hal baik dan kesuksesan saya di kota ini. aamiin..
          Dalam ospek kali ini, brawijaya kampus IV Kediri ini mengambil tema "Formula Brawijaya". Jadi nama-nama kelompoknya tentang unsur-unsur kimia gitu lah. Sperti oksigen, timah, kalium dan lain - lain. Nah saya masuk dalam kelompok BARIUM. Di kelompok BARIUM ini anggotanya setidaknya ada 30an lebih. Dari berbagai daerah dan karakter yang baik sampai yang paling MANGKELNO alias bikin nggak enak ati. Meskipun begitu, barium cukup memberikan kesan yang baik kepada saya untuk memulai kehidupan di Kota Kediri ini. 
         Seperti ospek pada umumnya, kita disuruh berangkat pagi-pagi sekali dan harus kumpul di lapangan Brigif 16/Wira Yudha. Pada hari pertama pastinya dilaksanakan upacara pembukaan.
Berikut adalah beberapa foto ketika upacara pembukaan PKKMABA UB KAMPUS IV KEDIRI,





          Gimana? Cukup keren kan. Walaupun tidak sekeren di UB Malang tapi sama-sama UBnya kan. hehe
Setelah upacara, kegiatan kita diisi dengan materi-materi dan pentas seni dari masing-masing kelompok. Kemudian kita juga akan berhadapan dengan kakak-kakak DISMA (DISIPLIN MAHASISWA) yang akan menguji mental kita dan mengajarkan kita untuk selalu bertanggung jawab dengan peraturan yang berlaku. 
       Dan Alhamdulillah ospek yang dilaksanakan selama dua hari dapat dilaksanakan sampai akhir walaupun ada sedikit masalah dengan kakak-kakak panitia. Entah apakah masalah yang terjadi tersebut adalah sandiwara belaka atau memang benar-benar terjadi kita para maba tidak ada yang tahun. Yang pasti kita semua berharap para panitia dapat mengambil langkah bijaksana untuk menyelesaikan masalah tersebut dan mudah-mudahan hal tersebut tidak terjadi lagi dikemudian hari. 
          Saya berharap kedepannya kegiatan ospek di Indonesia (khususnya Universitas Brawijaya) dapat menerapkan kegiatan ospek yang sehat yang mana tujuan dari kegiatan ospek tersebut adalah memperkenalkan kehidupan kampus kepada para mahasiswa baru dan memberikan "atmosfir" yang positif kepada  mereka semua. Terapkan kesopanan dalam memberikan ketegasan kepada para mahasiswa baru agar ospek yang sehat bisa terus berlanjut pada generasi-generasi selanjutnya. 

HIDUP MAHASISWA!!!
HIDUP MAHASISWA!!!

HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!

Wednesday, August 21, 2013

Jadilah Wanita Cerdas

Beberapa waktu yang lalu saya pergi nonton bersama teman saya di salah satu mall yang berada di Surabaya. Ketika saya dan teman saya berjalan menuju studio XXI, tidak jarang saya melihat wanita yang lalu lalang dengan pakaian yang serba minim (terbuka). Mulai dari yang muda sampai yang dewasa hingga yang cukup tua juga ada.

Mereka terlihat nyaman-nyaman saja menggunakan pakaian minim tersebut di tempat umum. Mereka terlihat sangat cuek sekali dan seakan tidak ada yang memperhatikannya. Padahal sudah jelas bahwa setiap lelaki yang berpapasan dengannya, mata lelaki tersebut secara otomatis akan langsung menuju area yang terbuka. Walaupun sudah ditahan tapi tetep aja nekat walaupun hanya sedetik. Hal ini terjadi pada semua pria, tanpa terkecuali. Tidak menutup kemungkinan untuk penulis juga. Hehe..

Bagaimana tidak, aurat yang seharusnya ditutup malah diumbar begitu saja. Hal ini jelas akan memancing nafsu setiap pria yang melihatnya. Dan hal ini sangat beresiko untuk mengundang hal-hal yang tidak diinginkan. Lalu dimana manfaatnya? Apakah mereka tidak merasa risih? Apakah mereka nggak kedinginan? -__-

Saya jadi bertanya-tanya, apa sih yang mereka pikirkan sampai-sampai mereka mau mengenakan pakaian yang minim? Apakah karena perkembangan mode? Atau ingin diperhatikan? Atau emang lagi labil? Atau emang nggak punya malu? Entahlah..
Mereka pasti mempunyai alasan masing-masing. Tapi yang jelas hal ini sangat beresiko yang dapat merugikan dirinya dan keluarganya.

Saya berharap untuk para wanita bisa menggunakan pakaian yang lebih sopan dan tertutup. Lebih cerdas dan selektif lagi dalam mengikuti perkembangan mode. Dan jangan berpikir dangkal untuk mempertunjukkan aurat hanya untuk mendapatkan perhatian. Coba buat prestasi yang membanggakan, pasti nanti banyak yang memperhatikan. Yang ngajak kenalan juga pasti banyak. Hehe

Intinya, jadilah wanita cerdas yang pandai menjaga aurat. Maka terjagalah kehormatanmu dan juga keluargamu. :)

Sunday, May 12, 2013

Tugas Kewirausahaan

Tugas : 
Membuat laporan keuangan selama kuliah (sekitar 8 semester) dan membuat perhitungan untuk pegembalian modal biaya kuliah tersebut serta menentukan jangka waktunya.

Materi :


Referensi Tugas : 
NB : Silahkan gunakan referensi tugas secara bijaksana. 

Semoga Bermanfaat, Selamat Mengerjakan
&
Terima Kasih