Sunday, September 15, 2013

KELEBIHAN ORANG YANG SELALU MELAKSANAKAN SHOLAT


1. Diberi nur pada wajah.
2. Dikurniakan ALLAH SWT akal yg cerdas & otak yang pintar.
3. Hati bercahaya & tenang jiwa.
4. Sejahtera keluarga (sakinah, mawaddah, warahmah)
5. Di padang Masyhar tidak kepanasan malah sebaliknya
6. Dapat rahmat & hidayah dari ALLAH SWT
7.Doanya sering di kabulkan
8. Diberatkan timbangan amal & menerima buku catatan amal melalui tangan kanan di akhirat kelak (baik).
9. Dipermudahkan jalan menuju ke syurga Allah.
10.Melintasi jembatan sirotol mustakim di permudah

(Al-Imam Ibnu Hajar Al- Asqalani)

Friday, September 13, 2013

Ospek yang "KEDUA" Kalinya

          Kali ini saya akan menulis tentang kegiatan ospek saya yang "kedua-kalinya". Mengapa "kedua-kalinya"? Karena saya lulusan tahun 2012. Jadi pada tahun 2013 ini saya mengikuti test SPMK di Universitas Brawijaya dan alhamdulillah diterima di pilihan ketiga yaitu Fakultas Kedokteran, Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Brawijya Kampus IV Kediri. Jadi mulai sekarang saya akan memulai kehidupan baru di Kota Kediri ini. Semoga saya bisa memulai semua hal baik dan kesuksesan saya di kota ini. aamiin..
          Dalam ospek kali ini, brawijaya kampus IV Kediri ini mengambil tema "Formula Brawijaya". Jadi nama-nama kelompoknya tentang unsur-unsur kimia gitu lah. Sperti oksigen, timah, kalium dan lain - lain. Nah saya masuk dalam kelompok BARIUM. Di kelompok BARIUM ini anggotanya setidaknya ada 30an lebih. Dari berbagai daerah dan karakter yang baik sampai yang paling MANGKELNO alias bikin nggak enak ati. Meskipun begitu, barium cukup memberikan kesan yang baik kepada saya untuk memulai kehidupan di Kota Kediri ini. 
         Seperti ospek pada umumnya, kita disuruh berangkat pagi-pagi sekali dan harus kumpul di lapangan Brigif 16/Wira Yudha. Pada hari pertama pastinya dilaksanakan upacara pembukaan.
Berikut adalah beberapa foto ketika upacara pembukaan PKKMABA UB KAMPUS IV KEDIRI,





          Gimana? Cukup keren kan. Walaupun tidak sekeren di UB Malang tapi sama-sama UBnya kan. hehe
Setelah upacara, kegiatan kita diisi dengan materi-materi dan pentas seni dari masing-masing kelompok. Kemudian kita juga akan berhadapan dengan kakak-kakak DISMA (DISIPLIN MAHASISWA) yang akan menguji mental kita dan mengajarkan kita untuk selalu bertanggung jawab dengan peraturan yang berlaku. 
       Dan Alhamdulillah ospek yang dilaksanakan selama dua hari dapat dilaksanakan sampai akhir walaupun ada sedikit masalah dengan kakak-kakak panitia. Entah apakah masalah yang terjadi tersebut adalah sandiwara belaka atau memang benar-benar terjadi kita para maba tidak ada yang tahun. Yang pasti kita semua berharap para panitia dapat mengambil langkah bijaksana untuk menyelesaikan masalah tersebut dan mudah-mudahan hal tersebut tidak terjadi lagi dikemudian hari. 
          Saya berharap kedepannya kegiatan ospek di Indonesia (khususnya Universitas Brawijaya) dapat menerapkan kegiatan ospek yang sehat yang mana tujuan dari kegiatan ospek tersebut adalah memperkenalkan kehidupan kampus kepada para mahasiswa baru dan memberikan "atmosfir" yang positif kepada  mereka semua. Terapkan kesopanan dalam memberikan ketegasan kepada para mahasiswa baru agar ospek yang sehat bisa terus berlanjut pada generasi-generasi selanjutnya. 

HIDUP MAHASISWA!!!
HIDUP MAHASISWA!!!

HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!

Wednesday, August 21, 2013

Jadilah Wanita Cerdas

Beberapa waktu yang lalu saya pergi nonton bersama teman saya di salah satu mall yang berada di Surabaya. Ketika saya dan teman saya berjalan menuju studio XXI, tidak jarang saya melihat wanita yang lalu lalang dengan pakaian yang serba minim (terbuka). Mulai dari yang muda sampai yang dewasa hingga yang cukup tua juga ada.

Mereka terlihat nyaman-nyaman saja menggunakan pakaian minim tersebut di tempat umum. Mereka terlihat sangat cuek sekali dan seakan tidak ada yang memperhatikannya. Padahal sudah jelas bahwa setiap lelaki yang berpapasan dengannya, mata lelaki tersebut secara otomatis akan langsung menuju area yang terbuka. Walaupun sudah ditahan tapi tetep aja nekat walaupun hanya sedetik. Hal ini terjadi pada semua pria, tanpa terkecuali. Tidak menutup kemungkinan untuk penulis juga. Hehe..

Bagaimana tidak, aurat yang seharusnya ditutup malah diumbar begitu saja. Hal ini jelas akan memancing nafsu setiap pria yang melihatnya. Dan hal ini sangat beresiko untuk mengundang hal-hal yang tidak diinginkan. Lalu dimana manfaatnya? Apakah mereka tidak merasa risih? Apakah mereka nggak kedinginan? -__-

Saya jadi bertanya-tanya, apa sih yang mereka pikirkan sampai-sampai mereka mau mengenakan pakaian yang minim? Apakah karena perkembangan mode? Atau ingin diperhatikan? Atau emang lagi labil? Atau emang nggak punya malu? Entahlah..
Mereka pasti mempunyai alasan masing-masing. Tapi yang jelas hal ini sangat beresiko yang dapat merugikan dirinya dan keluarganya.

Saya berharap untuk para wanita bisa menggunakan pakaian yang lebih sopan dan tertutup. Lebih cerdas dan selektif lagi dalam mengikuti perkembangan mode. Dan jangan berpikir dangkal untuk mempertunjukkan aurat hanya untuk mendapatkan perhatian. Coba buat prestasi yang membanggakan, pasti nanti banyak yang memperhatikan. Yang ngajak kenalan juga pasti banyak. Hehe

Intinya, jadilah wanita cerdas yang pandai menjaga aurat. Maka terjagalah kehormatanmu dan juga keluargamu. :)

Sunday, May 12, 2013

Tugas Kewirausahaan

Tugas : 
Membuat laporan keuangan selama kuliah (sekitar 8 semester) dan membuat perhitungan untuk pegembalian modal biaya kuliah tersebut serta menentukan jangka waktunya.

Materi :


Referensi Tugas : 
NB : Silahkan gunakan referensi tugas secara bijaksana. 

Semoga Bermanfaat, Selamat Mengerjakan
&
Terima Kasih



Wednesday, April 17, 2013

Aturan Jima' (Bersetubuh) Menurut Islam



Sebagai salah satu ibadah, jima’ (bersetubuh) memiliki urutan amalan sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Berikut adalah aturan jima' (bersetubuh) menurut islam.
1. Disunahkan mandi sebelum jima’
Mandi dan berwudhu sebelum jima’ dan  bersikat gigi  bertujuan agar memberikan kesegaran  dan  kenikmatan saat jima’.
2.  Sebaiknya sholat sunnah 2 rakaat sebelum jima’
Dari Abdullah bin Mas’ud ia berkata:
"Aku memberi nasehat kepada seorang pria yang hendak menikahi pemudi yang masih gadis, karena ia takut isterinya akan membencinya jika ia mendatanginya, maka diperintahkanlah (diajak)  agar ia mengajak sang isteri melaksanakan sholat 2 rakaat dibelakangmu dan berdoa:     Ya Allah berkahilah aku dan keluargaku dan berkahilah mereka untukku. Ya Allah satukanlah kami sebagaimana telah engkau satukan kami karena kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau pisahkan untuk satu kebaikan"  
(HR. Ibnu Abi Syaibah dan Thabrani dngan sanad Sahih)

3. Menggunakan parfum yang disukai suami/ isteri sebelum jima’
Menggunakan parfum oleh perempuan sebelum jima di sunahkan karena akan lebih lebih meningkatkan gairah suami isteri sehingga meningkatkan kualitas dalam berhubungan suami isteri. Hal ini didasarkan pada hadist berikut :
"Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah" 
(HR. Tirmidzi)

"Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina” 
(HR Ahmad, 4/418; shahihul jam’: 105)

“Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid (dengan tujuan) agar wanginya tercium orang lain maka shalatnya tidak diterima sehingga ia mandi sebagaimana mandi janabat” 
(HR Ahmad2/444, shahihul jam’ :2073.)


Penggunaan parfum oleh wanita diperbolehkan atau disunahkan tergantung dari tujuannya, jika tujuannya untuk merangsang suami dalam jima’ disunahkan tapi jika digunakan untuk merangsang kaum laki-laki akan berdosa.
4. Berpakaian dan berdandan yang disukai suami / isteri sebelum jima’
Seorang isteri sebaiknya berdandan dan memakai pakaian yang disukai suami untuk menyenangkan dan memudahkan suami berjima’. Berpakaian seksi dikamar tidur dimana hanya suami atau isteri yang melihatnya diperbolehkan dalam islam karena dapat meningkatkan kualitas hubungan suami isteri
5. Berdoa meminta perlindungan Allah sebelum Jima’
Berdoa sangat penting sebelum melakukan jima’ terutama adalah doa memohon perlindungan kepada Allah terhadap gangguan setan dalam pelaksanaan jima. Berdoa dimulai dengan mengucapkan:
“Bismillahirrahmanirrahiim. Allahumma jannabnasyoithona  wa jannabisyaithona  maa rojaktanaa”
Artinya :  Dengan nama Allâh. Ya Allâh, hindarkanlah  kami dari syetan dan jagalah apa yang engkau rizkikan kepada kami dari syetan .
Rasulullah saw. bersabda: Apabila salah seorang mereka akan menggauli istrinya, hendaklah ia membaca:
“Bismillah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari  setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami”. 
Sebab jika ditakdirkan hubungan antara mereka berdua tersebut membuahkan anak, maka setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya. 
(Shahih Muslim No.2591)


6. Jima dalam ruang tertutup tidak ditempat terbuka
Jima adalah hubungan yang sangat pribadi sehingga jika dilakukan ditempat terbuka (atap langit) dengan tekhnologi lensa terkini dapat saja hubungan itu terlihat atau direkam oleh karena Jima’ ditempat tertutup lebih baik. 
7. Melakukan cumbu rayu saat jima dan bersikap romantis
Islam mengajarkan jima yang disertai dengan pendahuluan ungkapan perasaan kasih sayang seperti ucapan romantis, ciuman dan cumbu rayu dan tidak mengajarkan  langsung hajar tanpa pendahuluan . Hal ini sesuai dengan: Sabda Rasul Allâh SAW:
“Siapa pun diantara kamu, janganlah menyamai isterinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perentaraan. Selanjutnya, ada yang bertanya: Apakah perantaraan itu ? Rasul Allâh SAW bersabda, “Yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis”. 
(HR. Bukhâriy dan Muslim)

Ketika Jabir menikahi seorang janda, Rasulullah bertanya kepadanya,
“Mengapa engkau tidak menikahi seorang gadis sehingga kalian bisa saling bercanda ria? …yang dapat saling mengigit bibir denganmu.” 
(HR. Bukhari (nomor 5079) dan Muslim (II:1087))


8. Boleh, memberikan rangsangan dengan meraba, melihat, mencium  kemaluan isteri
Suami boleh melihat, meraba, mencium kemaluan isteri begitu juga sebaliknya, meskipun boleh mencium kemaluan itu lebih baik jika tidak dilakukan  karena yang demikian itu lebih bersih.
Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. 
(QS. 2:223)

“Dari Aisyah RA, ia menceritakan, “Aku pernah mandi bersama Rasulullah dalam satu bejana…” 
(HR. Bukhari dan Muslim)


9. Menggunakan selimut sebagai penutup saat berjima
Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar(hewan). 
(HR Ibnu Majah)


10. Jima boleh dari mana saja asal tidak lewat jalan belakang (anal)
Jima dengan isteri boleh dilakukan darimana arah mana saja  dari depan, samping , belakang ( anal)  atau  posisi  berdiri, telungkup, duduk, berbaring dll
Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.
(QS. 2:223)

Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya” 
(HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai)


11. Mencuci kemaluan dan berwudhu jika ingin mengulang Jima’
Dari Abu Sa’id, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Jika salah seorang di antara kalian mendatangi istrinya, lalu ia ingin mengulangi senggamanya, maka hendaklah ia berwudhu.” 
(HR. Muslim no. 308)


12.  Mandi besar / Mandi janabah setelah jima
Dari Ubai bin Ka`ab bahwasanya ia berkata : 
“Wahai Rasul Allâh, apabila ia seorang laki-laki menyetubuhi isterinya, tetapi tidak mengeluarkan mani, apakah yang diwajibkan olehnya?"
Beliau bersabda, 
”Hendaknya dia mencuci bagian-bagian yang berhubungan dengan kemaluan perempuan, berwudhu’ dan lalu shalat”. 

Abu `Abd Allâh berkata, 
“mandi adalah lebih berhati-hati dan merupakan peraturan hukum yang terakhir. Namun mengetahui tidak wajibnya mandi kamu uraikan juga untuk menerangkan adanya perselisihan pendapat antara orang `alim.” 
(HR. Bukhâriy dalam Kitab Shahihnya/Kitab Mandi, hadits ke-290[sumber: fath102] (1392))

Beberapa hal yang dilarang saat berhubungan intim menurut islam 

Berhubungan intim antara suami isteri yang seharusnya membuahkan pahala akan mengakibatkan dosa bila melanggar hukum islam sebagaimana disunahkan Rasulullah. Berikut adalah 3 hal yang di larang saat berhubungan suami isteri atau jima dalam Islam.
1. Jima’ saat isteri dalam keadaan haid
“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allâh kepadamu. Sesungguhnya Allâh menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”
(QS. Al-Baqarah/2: 222)
2. Jima’ lewat jalan belakang (anal)
Dari Abi Hurairah Radhiallahu’anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
“Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya”. 
(HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai)

3. Jima’ dengan tidak menggunakan penutup/ telanjang
Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. 
((HR Ibnu Majah) (2855))

Sunday, March 17, 2013

Suami itu Pemimpin



Suami itu imam alias pemimpin di keluarga. Sebagai imam ia harus memiliki kelebihan dibandingkan istrinya. Kelebihan dalam hal apa? Setidaknya suami memiliki kelebihan dalam tiga hal: penghasilan, ilmu dan ibadah. Ingatlah, kewajiban menafkahi keluarga ada pada lelaki. Walau istri memiliki penghasilan, kewajiban nafkah keluarga tidak berpindah tangan ke istri. Suami yang bertanggungjawab tidak akan meminta penghasilan yang diperoleh istrinya.
Dalam hal ilmu, suami juga harus lebih unggul dibandingkan istri. Ilmu yang dimaksud di sini bukan yang ditandai dengan gelar kesarjanaan, tetapi ilmu-ilmu kehidupan. Apabila saat ini istri memiliki kedudukan ilmu yang lebih tinggi maka seorang suami harus lebih giat belajar untuk mengejar ketertinggalan. Saat istri bingung memecahkan berbagai problematika kehidupan, suami menawarkan solusi yang brilian dengan ilmu yang dimilikinya
Ibadah suami juga harus lebih rajin dibandingkan istri. Suami menjadi penggerak semangat ibadah di dalam keluarga. Ia akan mengajak anak laki-lakinya pergi ke masjid untuk sholat berjamaah. Iapun siap menjadi imam sholat berjamaah di rumah. Suami yang malas tak layak menjadi pemimpin dalam keluarga.
Apabila suami tak memiliki tiga kelebihan itu boleh jadi kepercayaan suami akan terus menurun dan hidupnya di bawah kendali istri. Alkisah, seorang yang pemalas dengan muka yang cemberut bertemu dengan teman-temannya, “Kenapa kamu, dimarahin istri ya?” tanya temannya. Lelaki itu menjawab lirih, “Iya, dia marah-marah dengan kata-kata kasar, tetapi setelah sekian lama kami saling beradu mulut, akhirnya ia datang merangkak mendekati saya.”
Teman-temannya memberikan tepuk tangan atas cerita itu. Dengan sumringah salah seorang temannya berkata, “Hebat kamu, hebat! Ngomong-ngomong apa yang dikatakan istrimu saat ia merangkak mendekatimu?” Suami pemalas itu menjawab, “istriku berkata kepadaku, ayo, kalau memang jagoan keluar dari bawah tempat tidur, jangan beraninya ngumpet melulu!”

by Jamil Azzaini 

Monday, March 11, 2013

Keutamaan Shalat Tahajjud

tahajjud, shalat tahajjud, shalat malam

Pengertian Shalat Tahajjud
Shalat Tahajjud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari sesudah mengerjakan shalat Isya sampai terbitnya fajar dan sesudah bangun dari tidur,
Hukum Shalat Tahajjud adalah Sunnat Mu’akkad, Yaitu : Sunnat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, karenanya maka Rasul SAW sangat menganjurkan kepada para umatnya untuk senantiasa mengerjakan shalat Tahajjud. 
Shalat Tahajjud banyak mengandung keutamaan dan keistimewaan yang besar sekali. Beberapa Dalil yang menyinggung keutamaan bangun pada dua pertiga malam shalat tahajjud adalah Surat AL-MUZZAMMIL ayat 1 – 20
Berikut salah Satu petikan dari surat AL-MUZZAMMIL AYAT 20
Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang…..…Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Surat Ini menjelaskan bagaimana Allah memberi kita waktu - waktu yang kiranya paling tepat untuk memohon doa. 
Rasul SAW pun bersabda :
Kerjakanlah shalat malam, karena shalat malam itu kebiasaan orang-orang yang shaleh sebelum kamu dahulu, juga suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada TUHAN kalian, juga sebagai penebus pada segala kejahatan (dosa) mencegah dosa serta dapat menghindarkan penyakit dari badan ” 
(HR.Imam Tarmidji & Ahmad)


Keutamaan Shalat Tahajjud
Keutamaan yang pertama
Bagi orang yang mau mengerjakan shalat Tahajjud, ia akan mendapat pahala shalat yang paling utama setelah shalat fardhu. Sebagaiman yang telah dijelaskan di dalam hadist Nabi SAW yang artinya :
Rasullullah SAW pernah ditanya: “Shalat apakah yang paling utama setelah sahalat fardhu”.
Rasul Menjawab : “Shalat tengah malam (lail)”.
(HR. Jama’ah)
Keutamaan yang kedua
Akan menjadi orang paling dekat dengan Allah SWT. Sebagaimana yang telah diterangkan dalam sabda Nabi. SAW yang artinya :
Allah paling dekat dengan hamba-Nya pada akhir pertengahan malam. Oleh karena itu, jika kamu sanggup untuk menjadi orang yang mengingat Allah pada saat itu, maka kerjakanlah”. 
(HR.Imam Tarmidzi)

Keutamaan yang ketiga
Akan menjadi orang yang senantiasa selalu dicintai Allah. Sebagaimana sabda Nabi SAW, yang artinya :
Puasa yang paling Allah cintai adalah puasa Daud dan shalat yang paling Allah cintai adalah shalat Daud. Beliau (Nabi Daud AS) tidur setengah malam dan bangun untuk shalat sepertiga malamnya, lalu tidur lagi sereenam malamnya. Beliau juga biasa sehari puasa sehari berbuka 
(HR. Jama’ah)


Adapun keutamaan shalat Tahajud yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : 
Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.

Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh
semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.